konnichiwa minna,,,,
hari ini nanda pingin sharing tentang sesuatu yang berbeda dari biasanya, hari ini nanda pingin share tentang ilmu alamiah dasar khususnya tentang materi dan perubahannya,,,
penasaran ngk? penasaran dong,,, kelah langsung aja enjoy it,,, ^^
Materi adalah sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa. Massa menunjukkan jumlah materi yang menyusun suatu benda, massa benda selalu tetap. Berat adalah besarnya gaya gravitasi yang dialami oleh massa tertentu suatu benda ini tergantung pada letak benda dari pusat bumi. Materi juga dapat didefinisikan sebagai kemampuan melakukan usaha. Pada dasarnya ada dua jenis energi yaitu energi kinetik (gerak) dan energi potensial (tersimpan). Bentuk lain = energi cahaya, panas, listrik, mekanik bunyi, kimia dan energi nuklir
a. Sifat Materi
Materi dikenal karena sifat-sifatnya.
Sifat umum, yaitu sifat yang sama dengan materi lain dalam satu golongan tertentu.
Sifat khusus, yaitu sifat khas yang hanya dimiliki oleh materi tersebut.
Ada dua macam sifat materi :
1). Sifat Fisika, yaitu sifat materi yang erat hubungannya dengan perubahan fisika, contoh :
1). wujud atau fase materi (padat, cair dan gas), 2). titik lebur, titik beku dan titk didih, 3). daya hantar panas dan listrik, 4). massa jenis, 5). sifat tertarik atau tidaknya oleh magnet, 6).warna, bau dan rasa
sifat intensif yaitu sifat yang harganya tidak tergantung pada jumlah materinya, seperti titik didih, titik leleh dan massa jenis.
sifat ekstensif adalah sifat fisika yang harganya bergantung pada jumlah materinya seperti volume dan massa.
2). Sifat kimia, yaitu sifat materi yang ada hubungannya dengan interaksi antara materi yang satu dengan dengan materi yang lain contoh :
1. Keaktifan untuk berubah menjadi materi lain, misalnya aktif, kurang aktif dan tidak aktif.
2. Stabilitas materi terhadap pengaruh panas, misalnya stabil secara termal.
3. Kekuatan asam, daya ionisasi dalam larutan , dan potensial elektroda.
b. Perubahan Materi
Pada umumnya sutu materi dapat berubah dari wujud semula ke wujud yang baru, faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perubahan suatu materi biasanya berasal dari temperatur disekitar materi tersebut, misalnya beberapa air yang diletakkan di suatu wadah, jika air tersebut di masukkan kedalam freezer, dimana freezer itu memiliki temperatur rendah maka air tersebut akan berubah bentuk menjadi es. Dan jika air tersebut dipanaskan atau temperatur suhu di sekitar dinaikkan maka pada dalam waktu tertentu dapat juga berubah bentuk seperti dalam kehidupan sehari-hari saat kita sedang memanaskan air. Pada saat kita memasak air pastinya volume air sebelum memasak air sesudah memasak air tidak akan sama, karena dalam fenomena ini air yang berkurang sebenarnya tidak menghilang begitu saja, namun pada saat sebelum dipanaskan air dalam keadaan cairan H2O(l) akan berubah wujud menjadi uap air H2O(g) . Dalam konsep perubahan suatu materi itu terbagi menjadi dua yaitu perubahan fisika dan perubahan kimia. Agar lebih jelas lagi maka akan dijelaskan seperti dibawah ini :
· Perubahan Fisika:
Perubahan fisika adalah proses perubahan penampilan fisis dari suatu objek dengan identitas dasar tak berubah, ciri lain perubahan fisika adalah jika suatu materi bereaksi dengan materi lain maka produk dari hasil reaksi tadi dapat berubah ke bentuk awal lagi seperti contohnya air yang dimasukkan dalamfreezer tadi
· Perubahan Kimia:
Perubahan kimia adalah perubahan materi yang tidak hanya mencakup keadaan fisis, tetapi juga identitas dasarnya. Perubahan kimia disebut juga reaksi kimia. Contoh berkaratnya besi, ikan yang membusuk, pembuatan tape (proses fermentasi).
c. Zat tunggal :
Zat tunggal adalah materi yang terdiri atas bagian bagian yang sejenis.
Unsur adalah zat tunggal yang paling sederhana dan tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat lain dengan cara kimia biasa. Contoh : besi, oksigen, belerang dan lain-lain
Senyawa adalah zat tunggal yang dapat diuraikan menjadi beberapa zat lain yang lebih
sederhana dengan reaksi kimia. Contoh : air, garam dapur.
Campuran dibagi menjadi dua yaitu campuran homogen dan heterogen. Campuran
homogen seperti larutan dan campuran heterogen seperti koloid dan suspensi.
Unsur
Dibedakan atas logam dan non logam
d. Perubahan Keadaan (Wujud) Zat
Perubahan keadaan sering sekali dijumpai dalam reaksi kimia maupun dalam kehidupan sehari-hari. Di laboratorium kadang-kadang suatu zat yang mula-mula dihasilkan dalam gas dengan cepat mengembun menjadi bentuk cair. Dalam kehidupan sehari-hari ditemukan minyak kelapa yang mula mula cair disimpan di dalam botol dapat berubah menjadi padat pada musim dingin.
Pemahaman kita tentang perubahan keadaan, padat-cair dan gas (dari) materi dalam kehidupan bersifat hakiki terutama dalam pemahaman kita akan reaksi kimia. Beda utama disebabkan oleh fakta bahwa partikel gas terpisah jauh-jauh satu sama lain, sedangkan partikel-partikel dalam cairan maupun zat padat saling bersentihan.
Untuk banyak perubahan zat padat- cairan- gas tidak melibatkan perubahan sifat dasar (dari) molekul-molekul yang ada. Meskipun dapat terjadi perubahan dalam ikatan dan perubahan bentuk molekul, bila terjadi perubahan keadaan, lazimnya suatu perubahan keadaan dirujuk sebagai suatu perubahan fisika, bukan perubahan kimia. Bagan 15 meringkaskan pelbagai perubahan keadaan dan nama proses itu.
bagaimana? sedikit tau tentang materi dan peribahannya kan???
baiklah,,, kalau ada yang ingin di tanyakan langsung aja comment di bawah ini ^^
yoroshiku onegaishimasu minna,,, ^^






0 komentar:
Posting Komentar